Selamat Datang di Blog Ansor Kampak Online | Media Informasi dan Publikasi Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kampak Kabupaten Trenggalek | Semoga Bermanfaat dan Membawa Berkah

Sabtu, 28 Juni 2025

Rencana Kerja dan Tindak Lanjut (RKTL) PKD GP. Ansor Kampak: Perkuat Komitmen Kader dengan Konsep SMART

Kampak, 28 Juni 2025 — Sebagai rangkaian kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kampak, digelar sesi Rencana Kerja dan Tindak Lanjut (RKTL) yang dipandu oleh Murdiyanto, Wakil Ketua PC GP. Ansor Trenggalek sekaligus Ketua Badan Siber Ansor Trenggalek.

Bertempat di Pondok Pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung, kegiatan RKTL ini bertujuan memastikan bahwa kader yang telah mengikuti PKD tidak berhenti pada tataran seremonial, namun mampu berkontribusi nyata dalam struktur organisasi dan masyarakat.


Dalam paparannya, Murdiyanto menegaskan pentingnya menyusun rencana kerja berdasarkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time-bound), agar program yang dirancang dapat dilaksanakan dengan terukur dan terarah.

“Kader Ansor harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol. Maka program kerja harus jelas, dapat diukur, realistis, bisa dicapai, dan ada tenggat waktu pelaksanaan,” tegasnya.

Contoh Program RKTL SMART yang Dicanangkan Peserta:

  1. Specific: Membentuk dan menghidupkan kegiatan Ranting GP Ansor secara aktif di seluruh desa se-Kecamatan Kampak.

  2. Measurable: 7 ranting terbentuk dan menjalankan minimal 2 kegiatan sosial keagamaan dalam 6 bulan ke depan.

  3. Achievable: Program akan dijalankan oleh alumni PKD dengan pendampingan dari pengurus PAC dan kader senior atau pengurus PC.

  4. Realistic: Disesuaikan dengan potensi kader dan kondisi demografis masing-masing desa.

  5. Time-bound: Target selesai pada Desember 2025, dengan evaluasi berkala setiap dua bulan.

Selain itu, peserta juga menyepakati tindak lanjut dalam bentuk:

  • Pelaksanaan kaderisasi lanjutan (PKL) pada awal 2026 bagi kader terpilih.

  • Kegiatan digitalisasi organisasi, seperti pembuatan database kader dan pelatihan literasi media sosial.

  • Gerakan Jumat Bersih dan Shalat Berjamaah Keliling, sebagai bentuk kontribusi kader terhadap masyarakat dan masjid desa.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama peserta PKD, sebagai bentuk keseriusan kader dalam mengimplementasikan RKTL secara konkret.

Dengan semangat "Bergerak Bersama, Menjadi Kader Solutif", RKTL PKD ini diharapkan mampu menjadi langkah awal penguatan kaderisasi GP Ansor di Kecamatan Kampak secara sistematis dan berkelanjutan. (my-bsa)

.

Share:

Sinergi Harmonis: Tim Paduan Suara PAC Fatayat NU Kampak Semarakkan Pembukaan PKD GP Ansor Kampak


Kampak, 27 Juni 2025Suasana khidmat dan semarak mengiringi pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kampak yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Nailul Ulum, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam pembukaan kegiatan ini adalah penampilan Tim Paduan Suara dari PAC Fatayat Nahdlatul Ulama Kampak yang tampil memukau melalui kolaborasi dan sinergi yang solid.

Tim Paduan Suara PAC Fatayat NU Kampak mempersembahkan lagu-lagu kebangsaan dan mars organisasi dengan penuh semangat dan harmoni, menambah suasana nasionalisme sekaligus kekhidmatan dalam rangkaian pembukaan. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antar badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama dalam memperkuat semangat kaderisasi dan kepemimpinan di tubuh Ansor dan NU secara umum.


"Penampilan Paduan Suara dari PAC Fatayat NU Kampak ini adalah bentuk dan simbol kolaborasi dan semangat gotong royong antar banom NU di Kampak," ujar Sahabat Fuad, Ketua PAC GP. Ansor Kampak, saat menyampaikan sambutan pembukaan.

Sinergi ini menjadi bukti bahwa kaderisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama tidak berdiri sendiri, melainkan berjalan bersama dalam satu visi perjuangan—menumbuhkan kader yang berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.


Ketua PAC Fatayat NU Kampak juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada tim paduan suara mereka. "Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam kegiatan PKD Ansor ini. Semoga kolaborasi semacam ini dapat terus ditingkatkan demi kemajuan organisasi kita bersama," ujarnya.

Dengan mengusung tema “Membangun Kepemimpinan yang Berkarakter, Integritas, dan Solidaritas”, kegiatan PKD ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juni 2025. Penampilan pembukaan dari Tim Paduan Suara Fatayat menjadi pengantar yang penuh semangat untuk memulai proses kaderisasi yang mendalam dan bermakna. (my-bsa)

.

Share:

Gus H. Muh. Izuddin Zakki Tekankan Nilai-Nilai Ke-Ansor-an dalam Materi PKD di Kampak


Trenggalek, 28 Juni 2025
— Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kampak memasuki sesi penting dengan penyampaian Materi Ke-Ansor-an yang disampaikan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang GP. Ansor Trenggalek, Gus H. Muh. Izuddin Zakki. Kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nailul Ulum, Desa Bendoagung ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kaderisasi.

Dalam paparannya, Gus Zakki—sapaan akrab beliau—menegaskan bahwa menjadi bagian dari Gerakan Pemuda Ansor bukan hanya tentang struktur organisasi, namun juga mengemban misi perjuangan luhur para ulama Ahlussunnah wal Jama'ah. "Ansor tidak hanya menjadi pelindung ulama dan penerus perjuangan Nahdlatul Ulama, tapi juga garda terdepan dalam menjaga Islam yang ramah, toleran, dan cinta tanah air," tegasnya.


Lebih jauh, beliau menekankan bahwa kader Ansor harus senantiasa menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar perjuangan yang menjadi jati diri organisasi, yaitu tawasuth (moderat), i’tidal (berkeadilan), tawazun (berkeseimbangan), dan tasamuh (toleran). Nilai-nilai inilah yang membedakan GP. Ansor sebagai organisasi kepemudaan Islam yang inklusif dan siap berperan aktif dalam kehidupan kebangsaan dan keummatan.

"Prinsip tawasuth mengajarkan kita untuk berada di tengah, tidak ekstrem kanan maupun kiri. I’tidal menuntun kita bersikap adil dalam segala hal, tawazun menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat, sedangkan tasamuh menjadi pondasi sikap toleran kepada sesama anak bangsa," ujar Gus Zakki di hadapan puluhan peserta PKD.


Para peserta tampak antusias mengikuti materi, dengan banyak di antara mereka yang mencatat poin-poin penting dan berdiskusi aktif dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ideologis dan semangat militansi kader Ansor dalam mengawal ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.

Materi Ke-Ansor-an menjadi fondasi awal dalam proses pengkaderan GP. Ansor yang bertujuan mencetak pemuda yang militan, nasionalis, berakhlak, serta siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan organisasi.

Kegiatan PKD PAC GP. Ansor Kampak ini akan berlangsung hingga Minggu, 29 Juni 2025, dengan berbagai materi strategis lainnya untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kader di tingkat akar rumput. (my-bsa)
.
Share:

Jumat, 27 Juni 2025

Ketua PC GP Ansor Trenggalek Buka PKD PAC GP Ansor Kampak di Ponpes Nailul Ulum Bendoagung


Trenggalek – Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kampak resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Trenggalek, Gus H. Muh. Izuddin Zakki, pada Jumat (27/06/2025). Kegiatan ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Nailul Ulum, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, dan akan berlangsung hingga Minggu (29/06/2025).
.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kaderisasi. Dalam sambutannya, Gus H. Muh. Izuddin Zakki yang juga merupakan Pengasuh Ponpes Al-Falah Kedunglurah, Trenggalek tersebut menekankan pentingnya kaderisasi sebagai jantung pergerakan organisasi. Ia mengajak seluruh peserta PKD untuk mengikuti kegiatan dengan serius agar mampu menjadi pemimpin yang memiliki karakter, integritas, dan militansi dalam mengawal nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta perjuangan Nahdlatul Ulama.

"Kader Ansor harus siap lahir batin, memiliki daya tahan ideologis dan semangat juang yang tinggi, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegas Gus Zakki sapaan akrab beliau.
.
Sebelumnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua PAC GP Ansor Kampak, Sahabat Muh. Zainul Fuad. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa peserta PKD berasal dari berbagai ranting di wilayah Kampak dan sekitarnya, serta menegaskan komitmen PAC Kampak dalam mencetak kader-kader muda Ansor yang tangguh dan berdaya saing.
.
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh jajaran tokoh dan elemen strategis, di antaranya Pengasuh Ponpes Nailul Ulum, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kampak, Pimpinan Badan Otonom NU se-PAC Kampak, Kepala SMP Islam Kampak, unsur Forkopimcam Kampak, Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Trenggalek, para Kasatkoryon Banser, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Kegiatan PKD ini mengusung tema Membangun Kepemimpinan yang Berkarakter, Integritas dan Solidaritas, dengan harapan dapat mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya kuat secara organisatoris, tetapi juga memiliki visi kebangsaan dan keislaman yang moderat.
.
Dengan dibukanya PKD ini, PAC GP Ansor Kampak menunjukkan komitmennya dalam regenerasi kader yang siap berkhidmat demi agama, bangsa, dan organisasi. (my-bsa)
.
Share:

Pembukaan PKD PAC GP Ansor Kampak: Membangun Kader Berkarakter Di Era Modern

Kampak – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kampak menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Pondok Pesantren Nailul Ulum, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 27 hingga 29 Juni 2025 ini diikuti oleh puluhan kader muda Ansor dari berbagai ranting se-Kecamatan Kampak dan sekitarnya.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Jumat pagi (27/06), yang dihadiri oleh berbagai elemen penting Nahdlatul Ulama dan tokoh masyarakat. Tampak hadir dalam kegiatan ini Pengasuh Ponpes Nailul Ulum, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kampak, Pimpinan Badan Otonom NU se-PAC Kampak, Kepala SMP Islam Kampak, Forkopimcam Kampak, Ketua PAC GP. Ansor se-Kabupaten Trenggalek, Kasatkoryon Banser se-Kabupaten Trenggalek, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat.

Ketua PAC GP. Ansor Kampak, Sahabat Muh. Zainul Fuad, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan PKD ini merupakan bagian dari proses kaderisasi formal untuk mencetak kader-kader muda Ansor yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, serta semangat khidmah terhadap agama, bangsa, dan organisasi.

"PKD ini bukan hanya formalitas kaderisasi, namun menjadi wahana transformasi nilai-nilai keaswajaan, nasionalisme, dan militansi kader Ansor dalam menghadapi tantangan zaman," ujarnya dalam sambutan laporan.

Acara PKD secara resmi dibuka oleh Ketua PC GP. Ansor Trenggalek, Gus H. Muh. Izuddin Zakki, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader Ansor sebagai penjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta garda terdepan dalam menjaga NKRI dan ajaran para ulama.

"Kader Ansor harus memiliki kesiapan intelektual, spiritual, dan fisik. Melalui PKD ini kita menanamkan nilai perjuangan dan pengabdian, bukan sekadar menjadi anggota, tetapi menjadi pelopor dalam dakwah dan kebangsaan," tegas Gus Zakki.

Kegiatan PKD ini mengusung tema "Membangun Kepemimpinan yang Berkarakter, Integritas dan Solidaritas", yang mencerminkan komitmen GP Ansor dalam membentuk kader yang siap mengabdi di tengah masyarakat, serta menjawab tantangan sosial dan keagamaan yang semakin kompleks.

Rangkaian kegiatan PKD akan berlangsung selama tiga hari dengan materi inti mencakup keorganisasian, keaswajaan, kebangsaan, hingga kepemimpinan dan manajemen kaderisasi, yang disampaikan oleh narasumber berkompeten dari PC GP. Ansor Trenggalek dan jajaran instruktur Banser. (my-bsa)
Share:


Pengabdian adalah jalan panjang tanpa pamrih, di mana langkah kaki bukan semata-mata demi pujian, melainkan demi tegaknya nilai kebaikan dan terjaganya warisan perjuangan.


Di Gerakan Pemuda Ansor, setiap Keringat adalah Saksi, setiap Lelah adalah Amal, dan setiap Ikhtiar adalah Bukti Cinta kepada Agama, Bangsa, dan Tanah Air.


Jangan hitung apa yang telah diberikan, tapi hitunglah berapa banyak yang masih bisa diperjuangkan. Karena di medan dakwah dan pengabdian, hanya mereka yang berhati ikhlas dan berjiwa baja yang mampu bertahan.

Terjemahkan

Sahabat Kita