Selamat Datang di Blog Ansor Kampak Online | Media Informasi dan Publikasi Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kampak Kabupaten Trenggalek | Semoga Bermanfaat dan Membawa Berkah

Rabu, 18 Februari 2026

WISATA ROHANI: Menjemput Berkah, Mempererat Ukhuwah!

 TRENGGALEK – TULUNGAGUNG - KEDIRI ---

Selasa, 17 Februari 2026. 

Rombongan pemuda dari Gerakan Pemuda Ansor Ranting Bendoagung bersama Crew Zona 19 menggelar rihlah religi "Ziarah Makam Auliya’ & Ulama’". Kegiatan ini bukan sekedar perjalanan biasa, agenda ini menjadi misi khusus untuk memperkuat soliditas tim dengan "cas ruhaniah" langsung dari para kekasih Allah.

Disinilah perjalanan biasa berubah menjadi pendakian makna. Agenda ini adalah sebuah jeda untuk mengisi ulang cawan hati yang mulai kering. Melalui sowan dan doa bersama para kekasih Allah, kita merajut kembali benang-benang persaudaraan dalam tim, mengubah lelah menjadi lillah, dan menjadikan soliditas kita sebagai kekuatan yang diberkahi."

Berikut adalah Rute Perjalanan napak tilas penuh berkah yang dijalani para pemuda:
Titik Awal: Menghormati Akar Perjuangan
Perjalanan dimulai dari rumah sendiri, yakni Makam Masyayikh PP Nailul Ulum (Bendoagung, Kampak). Di sini, para pemuda bersimpuh memohon restu agar langkah organisasi ke depan tetap berada dalam koridor perjuangan para guru lokal yang telah meletakkan pondasi dakwah di Bendoagung.


Estafet Trenggalek: Mencari Kedalaman Sanad
Rombongan kemudian bergeser ke arah timur menuju Makam KH Muhammad Yunus (Melis, Gandusari), Meneladani kegigihan beliau dalam membimbing umat.
Makam Mbah Mesir (Semarum, Durenan), Ulama legendaris yang menjadi rujukan spiritual di Trenggalek. Keheningan di sini membakar semangat kekompakan kru.




Memasuki Tulungagung: Spirit Pendidikan
Tiba di Makam KH. Raden Abdul Fattah (Mangunsari), rombongan menyerap energi perjuangan beliau dalam dunia pendidikan. Bagi GP Ansor, sosok beliau adalah pengingat bahwa pemuda harus berilmu sekaligus beradab.

Puncak Kediri: Meneladani Sang "Samudera" Spiritual
Rute terakhir adalah jantung spiritual Jawa Timur, Kediri:
Makam KH Hamim Djazuli (Gus Miek), Tambak, Sosok wali jadzab yang merangkul semua kalangan. Spirit Gus Miek menjadi inspirasi bagi GP Ansor dan Crew Zona 19 agar tetap solid meski dalam perbedaan, serta luwes dalam bergaul namun tetap berpegang teguh pada prinsip.

Makam KH Ahmad Djazuli Utsman, Ploso, Pendiri PP Al-Falah ini adalah simbol keteguhan sanad keilmuan. Disini, doa dipanjatkan agar para pemuda Bendoagung memiliki mental sekuat baja dalam menjaga benteng ulama.


Mengapa Ziarah Ini Penting?
Bagi GP Ansor Bendoagung dan Crew Zona 19, perjalanan ini bukan sekadar wisata. Ini adalah cara mereka untuk:

  • Recharge Semangat: Melepas penat rutinitas dengan dzikir bersama.
  • Soliditas Tanpa Batas: Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi di hadapan makam para wali.
  • Arah Ulama: Memastikan bahwa setiap gerak pemuda tidak lepas dari restu dan petunjuk para masyayikh.
"Pemuda yang hebat adalah mereka yang tidak lupa pada siapa yang mendoakannya di masa lalu."

by: Tim Media PAC GP Ansor Kampak
Share:

Senin, 16 Februari 2026

Ansor Bendoagung Solid! Sahabat Rouful Ibad Kembali Terpilih dalam Musyawarah Anggota 2026

BENDOAGUNG, KAMPAK Ahad, 15 Februari 2026, menjadi momentum bersejarah bagi Gerakan Pemuda Ansor Ranting Bendoagung. Bertempat di Gedung BLKK Nailul Ulum, puluhan kader Ansor dan Banser berkumpul dalam gelaran Musyawarah Anggota yang berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kekeluargaan.


Dimulai tepat pukul 20:30 WIB, acara ini bukan hanya soal regenerasi, tapi soal memperkuat barisan di bawah komando Anak Cabang Kampak.
Ketua PAC Ansor Kampak, Sahabat Muhammad Zainul Fuad, memberikan orasi yang membakar semangat. Beliau menekankan bahwa Ansor tidak boleh bergerak sendiri.
"Sinergi itu harga mati. Peran Ansor harus dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai garda terdepan benteng ulama dan bangsa," tegasnya.
Gayung bersambut, Kepala Desa Bendoagung, Bapak Wahyu Widodo, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan lampu hijau bagi para pemuda. Beliau menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk menyelaraskan program kerja.
"Kami siap membantu kegiatan Ansor. Sinergi ini penting agar pembangunan di Bendoagung tidak hanya fisik, tapi juga mental pemudanya," ujar Kades Wahyu.
Di bawah kendali pimpinan sidang Yoga Riski Salam dan M. Faisal Romadhoni Firdaus, dinamika musyawarah berjalan sangat lancar. Meski diskusi sempat menghangat, semangat persaudaraan tetap menjadi yang utama.
Setelah melalui proses penjaringan dan tahap pencalonan yang cukup menarik perhatian peserta, hasil akhir memutuskan: Sahabat Muhammad Rouful Ibad secara resmi kembali terpilih sebagai Ketua Ranting Ansor Bendoagung.
Dalam sambutan kemenangannya yang penuh haru, Ibad tak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang tetap solid.
"Terima kasih atas kepercayaannya. Saya juga memohon maaf jika di periode sebelumnya masih banyak kekurangan. Mari kita perbaiki bersama-sama di periode ini," ungkap Ibad dengan rendah hati.
Kegiatan pun berakhir tepat pukul 23:00 WIB dengan suasana penuh keakraban. Dengan terpilihnya kembali Ibad, tugas besar sudah menanti di depan mata untuk membawa Ansor Bendoagung lebih progresif !

by: team media
Share:


Pengabdian adalah jalan panjang tanpa pamrih, di mana langkah kaki bukan semata-mata demi pujian, melainkan demi tegaknya nilai kebaikan dan terjaganya warisan perjuangan.


Di Gerakan Pemuda Ansor, setiap Keringat adalah Saksi, setiap Lelah adalah Amal, dan setiap Ikhtiar adalah Bukti Cinta kepada Agama, Bangsa, dan Tanah Air.


Jangan hitung apa yang telah diberikan, tapi hitunglah berapa banyak yang masih bisa diperjuangkan. Karena di medan dakwah dan pengabdian, hanya mereka yang berhati ikhlas dan berjiwa baja yang mampu bertahan.

Terjemahkan

Sahabat Kita