SENDEN, TRENGGALEK – Momentum hari kemenangan dirayakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan oleh Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Senden. Bertempat di Pertigaan Mabes An-Naja Indonesia, Desa Senden, sukses digelar acara Halal bi Halal dan Tasyakuran pada Jum'at, 3 April 2026.
Acara yang berlangsung semarak ini dihadiri oleh jajaran Forkopimdes, tokoh agama, serta ratusan kader Nahdlatul Ulama Desa Senden. Kehadiran grup An-Naja Indonesia Profesional Hadroh turut menambah kemeriahan suasana dengan lantunan selawat yang menggugah semangat religiusitas para peserta.
Menegaskan Khidmah dan Loyalitas Organisasi
Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Ketua Terpilih PR GP Ansor Senden, Sahabat Ahmad Budairi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf serta harapan agar kepengurusan ke depan dapat membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat Desa Senden.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Tanfidziyah NU Ranting Senden, Kyai Mujtahid, memberikan penguatan mengenai pentingnya kedisiplinan organisasi. Beliau menegaskan bahwa kejayaan sebuah organisasi sangat bergantung pada kepatuhan anggotanya terhadap aturan main yang berlaku.
"Penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa organisasi ini berjalan sesuai dengan koridor AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) agar tetap tertib dan terarah dalam mencapai tujuan," tegas Kyai Mujtahid.
Kader Ansor sebagai Pelopor Gerakan
Orasi semangat juga disampaikan oleh Ketua PAC GP Ansor Kampak, Sahabat Muh. Zainul Fuad. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan karakter yang harus melekat pada diri setiap kader muda NU.
"Kader NU, khususnya Ansor, harus siap menjadi pelopor guyub rukun dan pelopor pergerakan. Kita dituntut memiliki sikap tegas, satu komando, siap bergerak, dan senantiasa setia dalam berkhidmah kepada kiai dan bangsa," ujar Sahabat Fuad disambut antusias oleh para kader.
Pesan Kebangsaan dan Spiritualitas
Acara ini juga menjadi ajang sinergi antara ulama dan umaro. Hal ini terlihat dengan hadirnya Kepala Desa Senden, H. Sumarji ST, bersama jajaran 3 Pilar Desa (TNI, Polri, dan Pemerintah Desa), serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU Desa Senden.
Sebagai puncak acara, Ustadz Syamsuddin dari Watulimo memberikan ceramah agama mengenai makna filosofis Halal bi Halal. Beliau menekankan bahwa momentum ini merupakan saat yang paling tepat untuk saling menghalalkan dan memaafkan segala khilaf guna membersihkan hati dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai keberhasilan PR GP Ansor Senden dalam mengonsolidasi kekuatan pemuda untuk kemaslahatan umat.
PAC GP. Ansor Kampak











.jpeg)







